Pemprov Usulkan Pembangunan BTS Dikaltara Sebanyak 258 Unit

Tuesday, January 23, 2018 | 21:33

Bagikan:

KORANDIGITALNET.COM – TANJUNG SELOR - Tahun ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Itara telah mengusulkan pembangunan Mini Base Transceiver Station (BTS) sebanyak 258 unit kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). (23/01/2018)

Mini BTS tersebut, rencananya akan ditempatkan di sejumlah daerah blank spot di Kaltara. Rincinya, 16 titik di Kabupaten Bulungan, 17 titik  Kabupaten Tana Tidung (KTT), 49 titik di Kabupaten Malinau, dan 176 titik di Kabupaten Nunukan.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengatakan bahwa, Menurut laporan dari Kepala Diskominfo Provinsi Kaltara, Usulan kita itu sudah mendapat tanggapan BP3TI (Balai Penyedia dan Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika). Tinggal menunggu realisasinya yang insya Allah pada tahun ini,” Katanya.

Selain mini BTS, melalui BP3TI Kemenkominfo, Pemerintah Kaltara juga mengusulkan agar Tower BTS yang telah dibangun oleh Pemprov Kaltara pada 2016 lalu, menjadi relay guna men-support Mini BTS yang nantinya dibangun di Kaltara tersebut.

“ Sebagaimana diketahui, pada 2016 melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemprov Kaltara telah mendirikan 6 tower BTS di Kabupaten Bulungan dan Nunukan. Dengan alokasi anggaran yang digunakan sekitar Rp 6 miliar,” Tutur Irianto.

Saat ini Fisik menara sudah selesai seluruhnya. Hanya saja belum terinstal sinyal BTS. Lantaran, terkendala masalah operasional dengan salah satu penyedia jasa layanan telekomunikasi atau provider BTS tersebut.

“ Untuk masalah operasional ini, saya meminta kepada Diskominfo untuk segera menyelesaikannya. Sehingga kebutuhan komunikasi warga di wilayah tersebut dapat terpenuhi, Saya sarankan, agar biaya operasional menara BTS yang telah dibangun Pemprov tersebut bisa dialokasikan lewat APBN melalui Kemenkominfo,” Urai Gubernur Kaltara ini.

Melalui penambahan BTS maupun mini BTS ini, diharapkan semua wilayah di Kalimantan Utara bisa terjangkau oleh telekomunikasi seluler. Dengan demikian tidak ada lagi wilayah blank spot di Kaltara. (Babe/AS)

Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM