Pemerintah Akan Mengevaluasi Model Speedboat Di Kaltara Bersama Tim Ahli Transportasi

Monday, January 1, 2018 | 18:24

Bagikan:
Dok. Saat Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie Bersama pihak jasa Raharja mendatangi kediaman korban laka laut SB.Anugerah Express guna memberikan rasa bela sungkawa dan menyerahkan asuransi jiwa dari jasa Raharja. Senin (01/10).


KORANDIGITALNET.COM - TANJUNG SELOR - Peristiwa laka laut yang dialami oleh SB Anugerah Ekspres tujuan Tarakan-Tanjung Selor pada pukul 08.15 wita meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga korban. Senin (01/01/2017).

Tadi siang, Gubernur Kalimantan Utara Dr.Ir.H.Irianto Lambrie, Mengunjungi korban yang selamat dari laka laut Anugerah Express, Dirumah Sakit Daerah Soemarmo Sosroatmodjo Tanjung Selor, Ada beberapa penumpang yang masih dirawat ruang perawatan RSUD tersebut.

Irianto juga menyampaikan bela sungkawa kepada korban yang meninggal dunia, " Saya turut berduka cita atas musibah yang menimpa para korban Speedboat, semoga dosa-dosanya diampuni, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan iman," Ucap Gubernur Kaltara ini.

Dalam kesempatan itu, Irianto Menyerahkan asuransi jiwa dari jasa Raharja kepada korban meninggal, masing-masing 50 juta per orang, sementara 10 juta untuk korban luka yang masih dirawat.

"Atas musibah ini, ada beberapa hal yang perlu menjadi bahan evaluasi, terutama bagi institusi yang terkait, Termasuk kepada para pelaku usaha transportasi, Terkhusus kepada Dinas Perhubungan Provinsi, Saya sudah perintahkan untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap hal-hal yang menjadi kewenangannya," Tegas Irianto.

Lebih lanjut Irianto mengatakan bahwa, Disatu sisi ini adalah musibah, disisi lain ada kemungkinan musibah karena human erorr, Untuk persoalan ini, Gubernur Kaltara ini sudah berbincang dengan Kapolres Bulungan AKBP. M. Fachri, Menurut Fachri, pihaknya sedang melakukan penyelidikan, Penyelidikan bertujuan guna mengetahui penyebab terbaliknya Speedboat Anugerah Express ini," tuturnya.

Gubernur Kaltara juga mengingatkan, Untuk menjadikan musibah Speedboat terbalik ini sebagai pembelajaran, bukan untuk saling menyalahkan, Kita semua harus mengevaluasi masing-masing, Terutama soal keselamatan, masyarakat juga harus patuh terhadap aturan disiplin, misalny, Jika tidak dibolehkan bawa barang bawaan yang banyak, maka harus dipatuhi aturan itu. Begitu juga dengan pengusaha Speedboat, Harus mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang, termasuk pengadaan pelampung.

"Pemerintah juga perlu melakukan evaluasi ,Apakah model armada ( Speedboat ) itu aman untuk penumpang atau tidak, Perlu kajian dari tim ahli transportasi," Tegas Irianto. ( Babe / AS )
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM