Lama Jadi TO, 2 Pengedar Sabu Diamankan Polisi di Kos-kosan

Tuesday, January 9, 2018 | 23:16

Bagikan:
Dok. Dua tersangka yang diamankan bersama barang bukti diamankan oleh unit reskoba Polres Tarakan.(09/0)


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN -Peredaran narkoba di daerah perbatasan khususnya Kota Tarakan masuk dalam kategori rawan Narkoba. Seperti yang diungkap Unit Reskoba Polres Tarakan, Dimana berhasil menangkap dua tersangka berinisial AN (29) dan RS (35) di kos-kosan yang berada di Jalan Kusuma Bangsa, gang Agatis Rt 1 Kelurahan Gunung Lingkas, Selasa (9/1) sekira pukul 01.45 Wita. 

Dalam penangkapan kedua tersangka, Sempat membuat heboh, lantaran kedatangan beberapa anggota Satreskoba Polres Tarakan di kos-kosan tersebut.

"Jadi, tersangka AN ini sudah merupakan Target Operasi (TO) dan banyak sudah laporan  dari masyarakat, Kalau sering ada transaksi narkoba di kos-kosan itu," jelas Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subag Humas Polres Tarakan, Ipda Deny Mardiyanto.

Saat digerebek oleh Satreskoba Polres Tarakan,  Tersangka AN berada didalam kamar kosnya yang bernomor 47. Melihat polisi masuk, AN tidak dapat berkutik lantaran sudah dikepung oleh petugas. Pelaku hanya bisa pasrah melihat kos-kosannya digeledah oleh petugas Reskoba.

“Anggota kami berhasil menemukan 2 bungkus plastik bening yang berisikan sabu-sabu seberat 2,36 gram. Diketahui, Barang haram ditemukan petugas diatas kasur,” tutur Denny. 

Tidak hanya menemukan 2 bungkus sabu, namun Petugas juga berhasil menemukan barang bukti lainnya. "Petugas juga menemukan barang bukti 1 pipet kaca, 1 buah gunting, 1 buah korek api, 5 plastik pembungkus sabu-sabu, dan 1 buah hp merek samsung,"bebernya. 

Usai mengamankan AN, petugas kemudian melakukan pengembangan terhadap penghuni kos yang diduga sering melakukan transaksi sabu-sabu. Dari pengembangan tersebut, petugas kemudian menuju salah satu kamar yang bernomor 12. Penguni kamar diketahui seorang pria yang berninisial RS (35). 

“Kita kembangkan dan kita amankan rekannya RS di kamar kos lainnya dan berhasil mengamankan satu bra milik pelaku tempat menyelipkan satu bungkus sabu-sabu dengan berat 0,38 gram," ujarnya. 

Petugas curiga dengan gerak gerik tersangka tersebut. Pasalnya ada bra perempuan dan ketika ditanya milik siapa, pelaku hanya menjawab punya istrinya dan akhirnya petugas mengeledah  dan mendapatkan sabu.

Dari kos-kosan milik RS, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti yaitu 1 pipet kaca, 18 buah plastik pembungkus sabu-sabu, 3 korek api, 2 buah HP, dan uang tunai sebesar 6 juta. “Dari hasil tes urine kedua pelaku positif pemakai narkotika,” Kata pria yang berpangkat satu balok ini. 

Kepada petugas, kedua pelaku mengakui baru sekitar 3 bulan ini menjalankan bisnis sabu-sabu. kedua pelaku juga mengakui sering menerima pembeli dikos-kosan tersebut, Mereka menekuni bisnis haram ini setelah mendapatkan tawaran dari seseorang yang masih menjadi TO pihak kepolisian. “Kebetulan saat itu mereka ada modal jadi mereka lansung beli sabu-sabu dan kembali menjualnya. Akibat perbuatannya, keduanya akan kita kenakan pasal 114 ayat 1 jo 112 ayat 1,” tutupnya.  (AD/AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM