Irianto mengukuhkan Pengurus Badan Wakaf Indonesia Kaltara

Sunday, January 7, 2018 | 15:34

Bagikan:
Dok. Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie


KORANDIGITALNET.COM - TANJUNG SELOR - Rangkaian peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama, Dilakukan malam ramah tamah sekaligus pengukuhan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kaltara. Sabtu malam (06/01/2018).

Acara yang dilansungkan di Rumah Jabatan Gubernur Jl.Enggang Tanjung Selor, malam ramah tamah diawali dengan melaksanakan sholat Maghrib berjamaah, Dilanjutkan dengan sholat taubat dan hajat serta sholat isya secara berjamaah, Selain itu, penyampaian tausiyah oleh KH.Ahmad Sanusi Ibrahim (Guru Jaro).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie, Memberikan penghargaan kepada Kantor Urusan Agama (KUA) terbaik di Kaltara, serta memberikan bantuan perangkat untuk belajar agama di sekolah-sekolah.

Pada acara pengukuhan BWI Kaltara, Irianto menyampaikan momentum yang penuh makna bagi Kaltara, karena nantinya akan dievaluasi, apakah layak atau tidak menjadi otonomi daerah sepenuhnya," Terang Gubernur Kaltara ini.

"Alhamdulillah, Kita sudah bisa menyelesaikan 96 % dari kriteria layak tidaknya sebagai daerah otonomi, tinggal batas wilayah yang belum dan itu kita targetkan, Insya Allah, tahun ini akan selesai," Tutur Irianto.

Pada peringatan Hari Ulang Tahun Kaltara yang ke-5 pada tanggal 22 April 2018, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berencana mengundang Mendagri, Sekaligus penyerahan sertifikat daerah otonomi sepenuhnya.

"Perlu saya sampaikan bahwa, Informasi dari hasil evaluasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara pertumbuhan ekonomi tertinggi di pulau Kalimantan, Ditahun 2017 lalu, Kaltara diposisi 2 setelah Kalteng, Yang mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 6,6 persen, Kita juga bersyukur, karena kita bisa menciptakan lapangan kerja, Ini seiring dengan akan terealisasinya sejumlah investasi di Kalimantan Utara," Terang Irianto.

Pada tahun 2018 ini, Pemerintah pusat melalui kementerian-kementerian terkait akan mengalokasikan dana 3 triliun rupiah untuk perbatasan, Salah satunya, Pemerintah akan membangun jalan perbatasan Kalimantan sepanjang 1.230 kilometer dari Kalbar sampai Kaltara. ( Babe / AS )
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM