Hari Ini KNKT Melakukan Penyelidikan Terkait Kecelakaan Anugerah Express

Tuesday, January 2, 2018 | 14:14

Bagikan:

Dok. Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, KSOP Tarakan, Syaharuddin Diruang Kantor KSOP Tarakan.


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN - Terkait insiden terbaliknya Speedboat SB.Anugerah Express di Tanjung Selor Senin pagi kemarin, Dimana 8 orang penumpang dinyatakan meninggal dunia. Selasa (02/01/2018)

Kejadian terbaliknya Speedboat ini,  Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Tarakan Letkol Marinir Abdul Rahman melalui Kepala Seksi Keselamatan Berlayar,Penjagaan dan Patroli, Syaharuddin pihak KSOP menjelaskan kepada korandigitalnet.com, KSOP lebih akan intens untuk melakukan pengawasan. dan beberapa evaluasi, dengan menerapkan beberapa ketentuan yang telah disampaikan pada waktu kejadian terbaliknya SB.Rejeki Baru Kharisma pada waktu lalu.

Menurut Syaharuddin, Hal yang telah evaluasi adalah, Tidak ada toleransi bila mana ditemukan ada kelebihan penumpang, maka penumpang tersebut akan diturunkan, Pengawasan terhadap pihak agen dan awak kapal juga di dilakukan, termasuk soal penjualan tiket, penjualan tiket bagi anak-anak menuai banyak protes, namun pihak KSOP berusaha menjelaskan, kalau soal tiket bukan urusan KSOP, namun urusan pemilik kapal, KSOP hanya berusaha menciptakan keselamatan dan keamanan pelayaran. Nama yang tertera di tiket mesti sesuai dengan KTP calon penumpang.

KSOP sebagai fungsi pengawasan tentunya selalu memperhatikan apa yang dilakukan pihak keagenan dan nahkoda sesuai dengan ketentuan dan laporannya kepada Syahbandar, KSOP juga selalu menekankan kepada pihak agen, Bila mana ditemukan kelebihan penumpang tapi tidak dilaporkan oleh nahkoda atau agen, maka pihak Syahbandar akan memberikan sanksi sesuai UU pelayaran.

Hal lain yang ditekankan KSOP kepada kepada agen/operator adalah mengurangi jumlah penumpang yang telah ditentukan, Agar tidak lagi over kapasitas, Hal tersebut sudah menjadi komitmen pihak operator kepada Syahbandar, Dan nahkoda wajib memperhatikan kelaiklautan kapal, baik dari jumlah penumpang maupun barang muatan, ini mesti dilaporkan ke Syahbandar sebelum berangkat, Karena itu akan menjadi tanggung jawab nahkoda , Ini sesuai dengan apa yang diamanatkan dalam UU no 17 tahun 2008 tentang pelayaran.

Tinda lanjut dari kecelakaan Speedboat Anugerah Express, Pihak KSOP menguraikan, " Hari ini kami telah mengirim tim dari KSOP Tarakan ke UPP Tanjung Selor, Untuk bekerja sama dalam melakukan pemeriksaan penyebab kecelakaan SB.Anugerah Express, Kita akan mencari apa penyebab terbaliknya kapal ini, Juga berkaitan dengan profesi nahkoda dalam mengoperasikan suatu kapal dengan aman," Urai Syaharuddin.

Lebih lanjut Syaharuddin mengatakan, " Rencananya hari ini KNKT akan tiba di Tarakan, Selanjutnya akan menuju Tanjung Selor, Guna melakukan penyelidikan terkait kecelakaan SB. Anugerah Express ini," Katanya. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM