BNNP Kaltara Perketat Pengawasan Masuknya Narkoba Melalui Laut

Saturday, January 20, 2018 | 16:36

Bagikan:
Ilustrasi


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN - Dalam mencegahnya masuknya barang haram berjeniskan Nakotika atau sabu-sabu, pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara ikut melaksanakan pemantauan terhadap pergerakan luar negeri. Terlebih saat diamankannya kapal yang mengangkut barang impor dari Shanghai, Cina beberapa pekan lalu. 

Kepala BNNP, Brigjend Pol Ery Nursatari mengatakan, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan pihak Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur dengan menggunakan anjing pelacak dari unit K9. 

"Jadi jika ada temuan kita akan proses dan seperti penangkapan kapal asing beberapa pekan lalu, kita perlu curigai. Karena bisa saja barang haram itu masuk melalui kapal seperti itu," jelasnya, sabtu (20/1). 

Pria yang akrab disapa Ery juga mengaku tidak akan lengah sedikitpun demi memberantas narkoba di Kaltara. Dengan bekerjasama pada Bea Cukai, pihaknya akan mendampingi untuk memeriksa seisi kapal tongkang tersebut.

Meski sebagian besar sudah diketahui apa saja yang ada di dalam tongkang tersebut, namun pihaknya tidak lantas mudah percaya. Sebab, barang-barang ini berasal dari Tiongkong yang tidak menutup kemungkinan diselundupkan barang-barang haram. 

“Jangan menganggap lengah. Pokoknya sudah serah terima, kemudian pada saat pemeriksaan segala macam, kami akan dampingi,” ungkapnya.
Direktur Polair Korps Polairud Baharkam Polri, Brigjen Pol Lotaria Latif mendukung upaya BNNP Kaltara dalam kasus ini. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan hal itu terjadi karena Kaltara selama ini juga dikenal jalur masuk narkoba ke Indonesia. 

“Kalimantan Utara ini menjadi pusat perhatian karena diduga menjadi jalur-jalur bererdarnya barang-barang yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku, baik barang-barang bernilai ekonomis maupun narkoba,” tutupnya. (AD/AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM