Belum Ada Izin Penggunaan, JPO Belum Bisa Digunakan

Monday, January 15, 2018 | 20:42

Bagikan:
Dok. Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara di Kota Tarakan. (15/01).


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN — Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) yang sudah selesai dikerjakan sejak Desember 2017 kemarin, Namun hingga saat ini JPO tersebut belum ada izin penggunaan oleh pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara).

Jembatan yang dibangun oleh ABPD Pemprov Kaltara dengan anggaran pembangunan kisaran 2 miliaran tersebut, Sudah tidak ada  lagi aktifitas pembangunan yang dilakukan oleh para pekerja. Namun,  banyak masyarakat yang mengabadadikan moment JPO ini.

"Jadi biar pun sudah selesai, tetapi belum bisa digunakan atau dipakai. Karena harus ada izin terlebih dahulu baru bisa digunakan dan jembatan itu juga masih dalam masa pemeliharaan," jelas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, Ir Taupan Majid, saat dikonfirmasi melalui via telpon. 

Lanjut Taufan, meskipun JPO tersebut Digunakan, harus ada proses terlebih dahulu oleh Walikota Tarakan. "Jadi walikota harus bersurat dulu ke Gubernur Kaltara untuk permohonan peminjaman sementara. Apalagi JPO itu proyek, administrasi tetap. Jadi jalankan mekanisme proyek,” tuturnya. 

Selain itu juga,  berhubung jembatan tersebut sudah digunakan masyarakat selama ini, Taufan mengatakan agar masyarakat dan Pemkot Tarakan untuk menjaga keberadaan JPO yang berada di Jalan Yos Sudarso ini.
"Jadi kita jaga lah sama-sama JPO itu,  jangan sampai dirusak atau dicoret-coret," tegasnya.
Kemudian juga, selain tempat JPO sebagai penyeberangan orang, pihaknya juga berencana menjadikan sarana tersebut sebagai media publikasi bagi mereka yang membutuhkan promosi.

 "Jadi bisa aja nanti kedepannya kita pasang baliho atau tempat dipasangnya videotron agar bisa memberikan penghasilan daerah," tutupnya. (AD/AS) 

Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM