Astaga ! Istri Hamil Suami Tidak Tahu ?

Wednesday, January 10, 2018 | 20:26

Bagikan:


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN – Dilanjutkannya sidang kedua kasus penemuan bayi dalam freezer di Pengadilan Negeri (PN)  Tarakan. Kali ini Suami siri SL, Dody Haikal (DH) dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai saksi dalam sidang Tersebut. 

Dalam sidang yang berlangsung dua jam lebih tersebut, suami Sirih SL. Yakni, DH dimarahi Majelis Hakim yang diketuai Christo E.N Sitorus dan Hakim Anggota Hendrywanto Mesak Keluanan Pello dan Fatria Gunawan. SL sendiri didampingi kuasa hukumnya, Nunung Tri Sulistyawati.

Dalam pengakuannya, DH sudah menikahi SL meski hanya sebagai istri siri sejak 4 tahun lalu, sempat tinggal di Jalan Slamet Riyadi baru kemudian pindah ke Jalan Lestari, Kelurahan Karang Harapan.

Dalam pernikahannya tersebut,  SL hanya dijeguk DH satu minggu sekali. Pasalnya, DH tidak mengetahui SL selama ini mengandung anak keduanya tersebut dan DH mengetahui ketika polisi menghubunginya dengan adanya penemuan bayi didalam freezer dipencucian mobil miliknya tersebut. 

"Jadi, waktu saya melihat perut SL besar dan menanyakan kepada SL, tetapi dia hanya mengaku sakit kista dan saya sempat menawarkan untuk menemaninya berobat. Namun, SL tingin pergi sendiri," ujar DH. 

Majelis Hakim pun berpendapat tidak ada perhatian DH kepada SL, hingga akhirnya SL menyembunyikan kehamilan dan melahirkan bayinya sendiri. Padahal, DH yang sudah menikah empat kali ini memiliki enam anak, namun soal nafkah DH memastikan ia memenuhi semua kebutuhan SL.

“Bagaimana saudara saksi (DH) tidak tahu atau melihat perut istrinya besar, alasan istri sakit kista tapi saudara saksi sebagai suami tidak memastikan apakah benar terdakwa ini sakit kista. Kalau saudara saksi ini memberikan perhatian kepada terdakwa, misalnya mengantarkan ke rumah sakit untuk diperiksa, pasti hal seperti ini tidak akan terjadi,” sesal Ketua Majelis Hakim, Christo.

Selain itu, Christo juga menyesali DH yang minim komunikasi dengan SL untuk menanyakan alasan SL, hingga mengakibatkan anak kedua dari hasil pernikahan sirinya ini meninggal. Padahal, ancaman pidana penjara dalam kasus SL ini bisa hingga seumur hidup penjara.

Selain DH, JPU juga menghadirkan MU, ibu kandung SL. Namun, dari pengakuan MU ini juga kurang komunikasi dengan DH dan hanya menanyakan soal kejanggalan dari perilaku SL dengan SL sendiri tanpa memastikan keterangannya kepada DH.

“Anak saya (SL)  sempat ngomong sama saya, dia sempat kuret dan katanya anaknya tidak berkembang jadi hancur pada kandungan usia 6 bulan, Dan katanya SL kuret sama suaminya, tapi saya mau tanya ke suaminya kami jarang ketemu, kalaupun bertemu hanya di teras karena DH kalau antar anaknya hanya didepan rumah,” Kata MU ibu SL.

Keterangan MU lainnya, sebelum ditemukan ada bayi didalam freezer, SL sering menggunakan pakaian longgar bahkan sempat juga menggunakan jilbab. “Saya tidak curiga juga saat itu," ungkap MU. (AD) 


Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM