Anggaran Pengamanan Pilkada Rp 3,8 Miliar, Polres Menyesuaikan Kebutuhan

Monday, January 22, 2018 | 23:22

Bagikan:
Photo : Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit.


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN – Anggaran pengamanan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tarakan yang sempat diajukan sebanyak Rp 9 miliar. Kini hasil koordinasi Pemerintah Kota Tarakan dengan Polres Tarakan, maka disetujui dengan anggaran Rp 3,8 miliar.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit menjelaskan, dalam pengamanan dengan anggaran tersebut, dirinya sudah merasakan cukup dengan keadaan normal tanpa ada konflik.

"Kalau situasi normal kan anggaran cukup saja Rp 3,8 miliar itu. Kita juga dari Polres akan memaksimalkan dengan anggaran yang ada, kita juga tidak mau ada konflik selama pelaksanaan pilkada ini," jelasnya, senin (22/1).

Lanjutnya, jika dengan adanya konflik pada saat Pilkada tersebut juga, pihaknya akan memberikan pengamanan semaksimal mungkin dan pengamanan ini selama Pilkada sudah termasuk pengamanan pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"Nilai anggaran Rp 3,8 miliar ini hanya diperhitungkan untuk pengamanan rutin selama pelaksanaan Pilkada, bila ada kontijensi Nantinya akan ditambah TNI dan Polri," terangnya. 

Penyesuaian anggaran jika ada BKO ini, sambung Kapolres juga sudah tertuang dalam NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah). Meski demikian, ia berharap pelaksanaan Pilkada hingga waktunya pencoblosan Juni mendatang bisa berjalan dengan aman.

Selain itu, dengan adanya gesekan beberapa waktu lalu antara pasangan calon di Kantor KPU, pihaknya akan menindak lajuti agar tidak adanya gesekan serupa.

"Jadi sesui arahan Kapolda dan Kapolri kita akan tindak lanjuti agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dan juga sebisa mungkin kita akan mengadakan koordinasi dengan tokoh agama, masyarakat dan adat untuk mencegah terjadinya konflik,” ungkap pria yang biasa disapa Supit ini. 

Sementara itu, dalam waktu dekat setelah ditetapkan sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota akan dilakukan deklarasi damai bersama semua paslon maupun tim suksesnya. “Saat penetapan paslon kita langsung adakan upacara dan akan dibuatkan deklarasi damai," tutupnya. (AD/AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM