Irianto - Komoditas Sawit Mesti Ada Perlindungan Hukumnya

Saturday, December 30, 2017 | 10:06

Bagikan:
Dok. Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie melakukan wawancara dengan para jurnalis pada saat penyerahan DIPA beberapa waktu lalu.


KORANDIGITALNET.COM - KALTARA - Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie yang ditemui setelah membuka acara penerimaan DIPA tahun 2018 di bandiklat Kabupaten Bulungan, "Kepada  korandigitalnet.com Irianto mengatakan, Bahwa, Jika berkaitan dengan perijinan pada sektor berbasis sumberdaya lahan, Maka akan muncul sektor kelapa sawit yang disebut, " Namun demikian, sawit adalah komoditas unggulan di Indonesia dan tentunya memerlukan perlindungan secara hukum," kata Irianto.

Sistim pengelolaan sawit ini mesti baik dan benar, karena komoditas ini kerap mendatangkan keuntungan, diakui, bagian pohon sawit mempunyai manfaat, produksi tanaman ini berproduksi 25-35 tahun, dimana masa produksi tinggi pada umur 7 sampai 15 tahun.

"Disamping mendatangkan keuntungan, sawit sudah menyerap tenaga kerja yang sangat tinggi, dalam produksi sawit hampir tanpa limbah, sawit merupakan penyeimbang alam, tanpa pengelolaan dengan cara good agricultural practices maka produksi akan rendah," Jelas Irianto.

Gubernur Kaltara ini juga menjelaskan bahwa, Saat ini, pengembangan sawit semestinya mestinya sudah menganut pada pengelolaan budidaya berkelanjutan, kedepan, pengelolaan sawit ini harus terus dilakukan perbaikan, kita tau bersama, negara tetangga kita sudah mampu membangun perkebunan sawit secara baik, Yang anehnya, ko ini tidak ada ribut-ribut, pada hal lahan yang telah dikelolahnya mencapai jutaan hektar," Jelas Irianto.

Lebih lanjut Irianto menguraikan, semua pihak di Malaysia sangat mendukung pengembangan sawit ini, Di internal mesti solid, jangan cepat dan mau diadu domba yang bisa menimbulkan dampak sosial, harus diciptakan persatuan guna membangun komoditas sawit ini," Tutup Gubernur Provinsi termuda di Nusantara ini. (Babe/AS).
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM