Gugup Polisi Datang, 2 Pengedar Buang Sabu Dikandang ayam

Friday, December 15, 2017 | 18:47

Bagikan:
Dok. Dua pengedar sabu yang di apit anggota Polres Tarakan.


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Tarakan tidak ada berhentinya memberantas peredaran Narkoba di Bumi Paguntaka nama lain Kota Tarakan. Kali ini Satreskoba kembali melakukan penangkapan kepada dua pengedar Narkotika jenis sabu di Jalan Padat Karya RT 1, Kelurahan Pantai Amal, sekira pukul 16.00 wita, Rabu (13/12).

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Denny Mardyanto mengatakan, Dua pengedar tersangka tersebut merupakan pengedar Narkortika kepada nelayan yamg ada di wilayah amal. 

"Jadi kedua tersangka itu berinisialkan AM (47) dan HR (20), tersangka itu kita amankan dirumahnya," jelasnya.

Lanjut Denny, kedua tersangka tersebut merupakan DPO Reskoba Polres Tarakan. Dan sudah sering ditangkap dan beberapa kali penangkapannya tidak ditemukan barang bukti dan kali ini polisi berhasil menemukan belasan poket sabu siap edar.

"Kali ini AM dan HR ditangkap dengan 12 bungkus sabu yang siap edar dan sempat dibuang dikandang ayam karena kaget polisi datang," lanjutnya.

Selain mengamankan kedua tersangka tersebut beserta dengan 12 bungkus sabu dengan berat 2,05 gram, pihak Reskoba juga mengamankan barang bukti lainnya.

"Kita mengamankan juga 2 buah plastik bening, 2 buah serokan sabu, kresek warna hitam yang digunakan untuk membungkus sabu, 1 buah HP Samsung warna hitam dan  1 buah alat bong lengkap dengan pipet kaca," terangnya.

Menurut dari pengakuan kedua tersangka tersebut, mereka menjual sabu  berkisaran, mulai dari harga Rp 100 ribu. "Jadi mereka itu juga ada ruang khusus untuk para pembeli mencoba sabu itu," tuturnya.

Akibat dari perbuatan kedua tersangka tersebut, di kenakan pasal 112 ayat 2 junto pasal 114 ayat 2, Undang undang No. 35 tahun 2005 tentang narkotika, ancamannya untuk kepemilikan sabu diatas 5 gram ini minimal pidana 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara. "Saat ini tersangka sudah diamankan di Rutan Polres Tarakan," tutupnya.(ll)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM