Dana Desa Jangan Digunakan Untuk Kepentingan Lain

Wednesday, December 6, 2017 | 17:51

Bagikan:

KORANDIGITALNET.COM - Kaltara - Meski hanya bisa komunikasi lewat telepon seluler, Namun Gubernur Kalimantan Utara Dr Ir H Irianto Lambrie menyempatkan memberikan beberapa arahan dan masukan kepada para aparat desa se Kalimantan Utara yang sedang mengikuti Rapat Koordinasi dan Rembuk Desa tingkat Provinsi di Dome Center Tanjung Selor.(6/12/2017)

Irianto mengatakan bahwa, "Sebenarnya saya ingin sekali bertemu langsung dengan para aparat desa yang merupakan ujung tombak pemerintahan, Namun, karena hari ini saya harus menghadiri penyerahan DIPA untuk Pemprov Kalimantan Utara dari Presiden di Istana Bogor, maka saya tidak bisa bertatap muka langsung dengan bapak ibu aparat desa," Tuturnya. 

Lebih lanjut Gubernur Kaltara ini menguraikan, "Berkaitan dengan desa, ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan meminta kepada seluruh jajaran pemerintahan, khususnya para bupati di Kaltara untuk terus melakukan asistensi atau pendampingan, pengawasan dan koordinasi untuk pemanfaatan dana desa, Saya harapkan, pemanfaatan dana desa  lebih produktif dan hasil-hasil dari pembangunannya dapat dirasakan oleh masyarakat," kata Irianto.

Gubernur Kalimantan Utara ini juga mengingatkan pesan Presiden Jokowi Widodo, yang menegaskan untuk tidak coba-coba melakukan penyimpangan Dana Desa. 

Karena, itu akan berakibat fatal. Jadi hal ini jangan sampai terjadi di Kaltara. Irianto yakin dan optimis bahwa semua kepala desa bisa melakukan upaya dan membangun integritas yang kuat bagi kita bersama dalam memakmurkan desa.

Dana Desa yang semakin besar, menuntut transparansi dari aparatur desa. Untuk itu, Dana Desa harus dikelola dengan tepat sesuai dengan prioritas dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan lainnya.

Desa sudah dipercaya untuk mengemban tugas dan amanah sebagai ujung tombak pembangunan dan diberikan kewenangan yang cukup untuk mengelola pembiayaan. 

"Laksanakan kewenangan tersebut dengan baik. Jangan sampai terjadi penyalahgunaan kewenangan dalam bentuk apapun," Tegas Irianto mengakhiri sambungan telepon selulernya. ( Babe/ Ansor )
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM