Irianto - 2018 Anggaran Desa Meningkat Dari 40 Menjadi 60 Triliun Rupiah

Tuesday, November 14, 2017 | 23:05

Bagikan:
Dok. Saat Gubernur Kaltara Dr H Irianto berpidato didepan puluhan ribu peserta dari ratusan negara perserikatan bangsa-bangsa dari sebuah dunia. Bonn Jerman (15/11/2017)


KORANDIGITALNET. COM - Bonn Jerman - Terkait kunjungan Gubernur Kalimantan Utara Dr Ir H Irianto Lambrie guna mengikuti konferensi perubahan iklim sedunia, dimana konferensi tersebut diikuti puluhan ribu peserta dari ratusan negara perserikatan bangsa-bangsa dari penjuru dunia. 

Dalam kesempatan itu, Irianto tampil sebagai narasumber bersama Gubernur Sumatra Selatan H.Alex Nurdin, Dalam penyampaiannya, Gubernur Kaltara ini, Tentang perkembangan Taman Nasional Kawasan Hutan Konservasi Kayan Mentarang, budaya dan hukum adat masyarakat lokal, yang merupakan bagian dari Heart Of Borneo (HOB). 

Selain itu, Irianto juga menyampaikan beberapa kebijakan Pemerintah Provinsi Kaltara dalam hal pengembangan energi baru dan terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Sebagai bagian dari melestarikan kekayaan alam dan lingkungan, untuk mewariskan kepada generasi berikutnya. 

"Kami bercita-cita menjadikan Provinsi Kalimantan Utara sebagai sumber dan pusat energi berbasis konservasi, yang sekaligus menjadi basis pertumbuhan ekonomi industri hijau," Urai Irianto. 

Salah satu peserta konferensi dari negara Sudan memberikan pertanyaan tentang  bagaimana cara dan program yang telah dan akan dilakukan dalam rangka pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan khususnya  bagi masyarakat yang tinggal di sekitar hutan. 

"Indonesi dapat menjadi contoh terbaik didunia dalam pengembangan masyarakat pedesaan, karena kebijakan dan program dilaksanakan secara terintergrasi oleh Pemerintah pusat, provinsi kabupaten dan desa, mencakup lintas sektoral dan daerah, yaitu infrastruktur, pendidikan kesehatan,pemberdayaan masyarakat, pengentasan kemiskinan hingga pembinaan Pemerintahan desa dan kualitas aparatur Pemerintahan desa,"Jelas  Irianto. 

Presiden RI Joko Widodo saat ini memberikan perhatian dan kebijakan Khusus dalam pengalokasian anggaran desa yang sangat besar dan langsung disalurkan kemasing-masing desa. 

Irianto juga merincikan anggaran yang dikucurkan kedesa-desa termasuk di Kaltara, "Pemerintah pusat mengalokasikan rata-rata setiap desa menerima anggaran 500 juta hingga 2 miliar rupiah pertahun, pada tahun 2018, Anggaran desa akan ditingkatkan dari 40 triliun menjadi 60 triliun rupiah, atau sekitar  5 miliar US dollar, ini merupakan anggaran yang sangat besar dan suatu kebijakan yang berani serta sangat pro kepada masyarakat pedesaan, bukti bahwa, Presiden Joko Widodo sangat pedululi dengan para masyarakatnya yang ada di desa," Kata Gubernur Kaltara ini. (Babe/Ansor)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM