Dana DAK APBN Untuk Kaltara Akan Mengalami Penurunan

Wednesday, November 29, 2017 | 17:19

Bagikan:
Dok. Saat Gubernur Dr H Irianto Lambrie di dampingi wakil Gubernur Kaltara H Udin Hianggio memimpin rapat bersama kepala OPD di ruang rapat kantor Gubernur, Tanjung Selor.(29/11).


KORANDIGITALNET.COM - Tanjung Selor - Gubernur Kalimantan Utara Dr Ir H Irianto Lambrie dan Wakil Gubernur Kaltara H Udin Hianggio , melakukan Rapat Staf dengan para pimpinan SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara di Ruang Rapat Lantai I Kantor Gubernur, Rabu (29/11/2017) siang tadi.

Dalam rapat tersebut, Beberapa hal yang sifatnya penting menjadi pembahasan. Di antaranya mengenai agenda kegiatan Pemerintah Provinsi, evaluasi beberapa kegiatan dan  juga tentang RAPBD 2018 yang kini sedang dibahas bersama DPRD.

"Satu hal yang saya tekankan, saya minta kepada seluruh pimpinan OPD untuk memberikan usulan dan masukan, terkait rencana mutasi jabatan yang Insya Allah akan kita lakukan bulan depan, Yang kedua, kita akan undang Pemkab Bulungan, utamanya bupati dan jajaran terkaitnya pada Senin, tanggal 4 Desember nanti  membahas persolan pembebasan lahan-lahan. Baik itu untuk KIPI, PLTA maupun Kota Baru Mandiri, Juga kita bicarakan, agenda-agenda lainnya, yang akan kita ikuti dalam waktu dekat ini," Tutur Irianto.

Sebelumnya, di tempat yang sama, Gubernur Kaltara ini juga mengikuti paparan evaluasi penyaluran DAK (Dana Alokasi Khusus) Fisik dan Dana Desa oleh Kepala Kantor Wilayah Perbendaharaan Kaltim, Midden Sihombing dan Kepala Wilayah Perbendaharaan Kaltara Teguh Dwi Nugroho, Secara umum, berdasar evaluasi yang dipaparkan tadi, laporan realisasi penyerapan DAK di kaltara pada 2017 cukup bagus.

Irianto juga menyampaikan satu hal, Yaitu adanya kabar yang kurang menggemberikan, "dari informasi tadi juga disampaikan, kemungkinan besar akan ada penurunan DAK Fisik melalui APBN ke Provinsi Kalimantan Utara, termasuk ke kabupaten/kota pada 2018. Ini yang masih akan kita konfirmasi kembali, kenapa sampai ada penurunan yang begitu signifikan," Terang Gubernur Provinsi termuda di Nusantara ini. (Babe/Ansor).
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM