Birokrasi Di Indonesia Mesti Dibenahi

Tuesday, November 28, 2017 | 16:37

Bagikan:
Dok. Photo bersama Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama para peserta workshop.(28/11/2017)


KORANDIGITALNET.COM – TARAKAN - Bertempat di Tulip Meeting Room Swiss-belhotel, siang tadi Gubernur Kaltara Dr Ir H Irianto Lambrie membuka Workshop Reformasi Birokrasi dalam rangka Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.(28/11/2017).

Menurut Irianto, Kini birokrasi Indonesia memiliki potret yang harus dibenahi. Di antaranya, karena struktur organisasinya gemuk dan tidak fit dengan fungsi, hukum dan peraturan perundang-undangannya kontradiktif dan ambigu,” Urainya.

Sumberdaya aparatur yang masih memiliki masalah integritas dan sejumlah persoalan lainnya, Kita berupaya untuk mengubah wajah birokrasinya menjadi lebih baik. Hal tersebut  sesuai dengan semangat yang dicanangkan Presiden Joko Widodo mengenai reformasi birokrasi, Tujuannya, tak lain adalah untuk pelayanan prima, birokrasi bersih dan perbaikan kepercayaan masyarakat.Di contohkan, dalam rekrutmen CPNS 2017, Tim seleksi telah menegaskan akan proses penerimaan yang terbuka, adil dan jujur, Di antaranya, tak ada larangan bagi seluruh peserta dari luar maupun dalam daerah di Indonesia untuk mengikuti seleksi tersebut. 

“Dipastikan pula bahwa, tak ada kepentingan atau intervensi Pemerintah Provinsi (Pemprov) di dalam penetapan keputusan akhir penerimaan CPNS, Pun demikan, Pemprov berusaha berlaku bijak, dengan memberikan keringanan persyaratan masuk bagi peserta dari Kaltara, Tak terlepas dari itu, reformasi birokrasi yang dijalankan oleh Pemprov Kaltara menyasar pada 10 hal, Di antaranya, landasan hukum dan regulasi, organisasi, tata laksana, manajemen SDM aparatur, pola pikir, integritas aparatur dan lainnya,” Kata Irianto.

Menurutnya Gubernur Kaltara ini bahwa, Adaberapa nilai dasar yang diterapkan Pemprov Kaltara dalam penerapan reformasi birokrasi itu. Yakni, sinergi, integritas, inovatif, akuntabel dan profesional. Hasil akhirnya, di antaranya perilaku pegawai yang jujur, kerja keras dan melayani, Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Haris Faozan, Kepala Pusat Kajian Reformasi Administrasi Lembaga Administrasi Negara RI yang berkenan menjadi nara sumber dalam kegiatan ini,” Tuturnya didepan para peserta workshop.( Babe/Ansor)

Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM