Akhirnya MAF Kembali Terbang Melayani Masyarakat Malinau

Wednesday, November 29, 2017 | 00:29

Bagikan:


KARANDIGITALNET.COM - JAKARTA - Keinginan masyarakat di perbatasan Kalimantan Utara untuk kembali mendapatkan pelayanan dari pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF), akhirnya terpenuhi. 

Usaha Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara bersama DPRD dan para tokoh masyarakat, yang mengupayakan agar layanan penerbangan MAF terus berlanjut, telah membuahkan hasil. 

Dalam pertemuan di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI di Jakarta, Selasa (28/11/2017) tadi, pihak Kementerian Perhubungan memberikan respons positif. 

Melalui Sekjen Kemenhub, Sugihardjo, pihak Kementerian Perhubungan mengizinkan pesawat MAF untuk tetap beroperasi, sesuai izin misi sosial tanpa memungut biaya dari penumpang.

Kementerian Perhubungan memang tetap tidak memperpanjang izin operasional MAF sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KP 59 Tahun 2016. 

Namun pihak Kemenhub tidak mencabut izin kegiatan penerbangan sosial MAF. Dalam arti, MAF tetap dapat beroperasi sesuai izin misi sosial, tanpa memungut biaya dari penumpang.

Menurut Gubernur Kalimantan Utara Dr Ir H Irianto Lambrie menjelaskan, "Solusi lainnya, dari Kemenhub menyarankan, dengan pola pemberian donasi melalui lembaga adat atau pihak gereja, Dengan cara mensubsidi sebagian ongkos angkut. Artinya, ongkos angkut ditanggung oleh masyarakat melalui gereja yang menyalurkan kepada MAF untuk digunakan separuh dari total biaya operasional," Kata Irianto.

Lebih lanjut Irianto mengatakan, Kalau pihak Kemenhub telah memerintahkan kepada MAF untuk merubah izin dari usaha sosial, menjadi usaha niaga, Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan MAF dalam menjalin kerjasama dengan pemerintah. Sehingga dapat mengusulkan Subsidi Ongkos Angkut (SOA) penumpang," Tuturnya.

Saran lainnya, dari Kemenhub meminta Pemprov untuk dapat mengajukan rute perintis melalui Kementerian Perhubungan, yang nantinya ditetapkan sebagai bandara perintis 2018 di Kaltara. Dan hal tersebut akan segera ditindaklanjuti. 

Seperti diketahui, sebelumnya Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan membekukan izin operasional MAF. Pembekuan izin maskapai penerbangan non komersial milik lembaga misionaris asing itu diketahui habis masa operasionalnya.

"Menyikapi persoalan MAF, menyusul adanya pembekuan izin operasional MAF berdasar Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 467 Tahun 2017, sebelum pertemuan tadi, melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemprov Kaltara juga telah melakukan upaya, komunikasi dengan Kementerian Perhubungan," Terang Gubernur Kaltara in i.(Babe/Ansor).
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM