Waspada Akan Ancaman dan Kerawanan Keamanan Jelang Pilkada Tarakan

Kamis, 26 Oktober 2017 | 15:28

Bagikan:


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN - Gubernur Kalimantan Utara Dr Ir H Irianto Lambrie, bersama Wakapolda Kaltim Brigjen Pol M Naufal Yahya, menghadiri sekaligus membuka Rakor dan Fasilitasi Pengamanan Perairan di Delta Kayan Sembakung Provinsi Kaltara di Ruang Pertemuan Swiss-Belhotel Tarakan, Kamis (26/10/2017) siang tadi.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI itu, juga dihadiri oleh peserta dari perwakilan  petambak, nelayan, ormas, instansi pemerintah, TNI dan kepolisian.

"Menurut Irianto, Ada beberapa hal yang saya sampaikan, utamanya meneruskan arahan Bapak Presiden saat Rapat Kerja Pemerintahan bersama para gubernur dan bupati/walikota se-Indonesia, di Istana Negara beberapa hari lalu, Juga mengenai persoalan politik, hukum dan keamanan (Polhukam)," Tutur Gubernur Kaltara ini. 

Perlu dipahami semua, bahwa kondisi Polhukam menjadi salah satu prasyarat dalam menunjang keberhasilan pembangunan di suatu daerah maupun negara. Termasuk dalam mendukung iklim investasi.

Untuk itu, guna mengantisipasi berbagai ancaman dan kerawanan dalam bidang Polhukam, utamanya di Kaltara, 

"Saya mengajak semua pihak terkait untuk memikirkan solusi mengantisipasinya, baik untuk kepentingan jangka pendek maupun jangka panjang,  Di bidang politik, saya perlu ingatkan akan ancaman kerawanan jelang tahun politik, di 2018 dan 2019 mendatang," Kata Irianto. 

Ancaman itu perlu dideteksi sedini mungkin agar dapat dicegah agar tidak merusak seluruh sendi kehidupan bernegara di Indonesia, khususnya Kaltara.

Terlebih kepada masyarakat Tarakan, yang akan menjelang dan menghadapi Pilwali. 

"Dengan memanfaatkan pengalaman yang sudah ada, saya meyakini bahwa masyarakat Tarakan mampu menghadapi dinamika politik yang akan mengiringi perhelatan demokrasi itu," Urai Irianto. 

Masyarakat Tarakan juga diharapkan  untuk tidak mudah terprovokasi dengan bujuk rayu para calon. Dan  memanfaatkan hak konstitusinya sebagai pemilihnya secara tepat, bukan berdasarkan iming-iming materi.

Kemudian kepada para calon juga diharapkan dapat melakukan ikhtiarnya dengan jalan yang tepat dan tidak melanggar aturan Pilkada. 

Tidak saling menjatuhkan lawan politik dengan menyebarkan informasi tak benar, terutama melalui media sosial dan wadah publikasi lainnya.

Sementara di bidang keamanan, utamanya di wilayah perairan (pertambakan), fokus kepada upaya swadaya masyarakat. Khususnya bagi para petambak untuk bersama-sama dengan pemerintah dan aparat keamanan, menjalankan fungsi pengamanan wilayah pertambakan dari ancaman perampokan dan lainnya.

"Saya instruksikan kepada DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan) Kaltara untuk secara bertahap menganggarkan penyediaan peralatan pendukung pelaksanaan pengamanan di wilayah pertambakan. Seperti radio komunikasi, speedboat, anggaran patroli, dan lainnya," Pesan Gubernur Provinsi  terbungsu ini.  ( Babe / Ansor ).
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM