Tahun kelahiran melebihi 35 tahun per 31 Des 2017 secara otomatis langsung ditolak oleh sistem.

Friday, October 13, 2017 | 10:02

Bagikan:


KORANDIGITALNET.COM - KALTARA - Menanggapi informasi yang beredar terkait Dugaan Usia Pelamar CPNS Kaltara Yang Melebihi dari Ketentuan Dan Lolos Pada Seleksi Administrasi, Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Utara telah melakukan koordinasi dengan Disdukcapil Kota Tarakan dan BKD Provinsi Kalimantan Utara, dengan hasil sebagai berikut:

1.  Bahwa belum tentu NIK secara pasti jadi acuan untuk tahun kelahiran. Dimungkinkan ada perbedaan variasi nomor/angka dengan beberapa syarat tertentu (misalnya, perempuan ditambah 20), dan diatur oleh sistem/mesin secara nasional. 

2. Tidak dimungkinkan ada perubahan atas NIK, sekali keluar akan dipakai seterusnya meskipun semisal ada koreksi atas tanggal lahir dan diputus hakim untuk perubahan akta lahir. Hal tersebut tidak akan merubah NIK.

3. Proses seleksi/verifikasi berkas dimulai dari pemeriksaan umur peserta dalam sistem SCCN. Apabila pada saat yang bersangkutan menginput data tanggal,bulan dan tahun kelahiran melebihi 35 tahun per 31 Des 2017 secara otomatis langsung ditolak oleh sistem.

4. BKD Provinsi Kaltara juga sudah melakukan cek terkait nama-nama yang diisukan tersebut dan itu tidak benar. Verifikasi berkas dilakukan secara berjenjang dan terakhir diverifikasi secara manual oleh Tim Kantor Regional BKN Banjarmasin sebelum peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi.( Ombudsman  Kaltara / Andi Solar ) 


Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM