Narkoba Masalah Utama Kenakalan Remaja

Jumat, 27 Oktober 2017 | 23:51

Bagikan:
Photo Bersama Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, Ketua PKK Kaltara Hj.Rita Ratina Irianto, Sekprov Kaltara H.Badrun dan Bupati Bulungan H.Sudjati


KORANDIGITALNET.COM - Tanjung Selor - Pagi tadi, Gubernur Kalimantan Utara Dr Ir H Irianto Lambrie menghadiri sekaligus membuka pencanangan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Provinsi Kaltara,yang dipadukan Dengan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia dan Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia, di Puskesmas Tanjung Selor. (27/10/2017). 

Program Keluarga Berencana (KB) tak hanya sekedar membatasi angka kelahiran. Namun lebih dari itu, adalah bagaimana merencanakan keluarga yang bahagia. 

Keluarga Berencana adalah satu hal yang penting. Utamanya dalam kehidupan keluarga. 

Tingkat kesejahteraan masyarakat, bisa ditunjukkan dengan rumah tangga yang bahagia. Di mana keluarga bahagia dibentuk melalui perencanaan yang matang.

"Salah satu dimulai dari pernikahan yang terencana dengan baik. Saya mengajak agar kita mampu mencegah terjadinya pernikahan dini," Kata Irianto. 

Secara psikologis,  kedua pasang yang menikah dengan usia yang belum ideal,  belum memiliki kemampuan bertanggungjawab. Dan kehamilan usia remaja juga akan berdampak pada karakter anak.

Saat ini kita menghadapi degradasi dalam pembinaan manusia. Narkoba menjadi persoalan utama dan masalah kenakalan remaja yang lain lebih disebabkan oleh kesalahan pembinaan keluarga.  

"Saya juga mengajak agar kita semua untuk terus berusaha hidup sehat.  Sehat tidak hanya jasmani, tetapi juga rohani.  Jika keduanya sehat, tentu akan membawa kita pada perubahan yang positif khususnya untuk membangun Kaltara," Tutur Irianto. 

Kita harus mencegah diri kita agar tidak mudah stres. Sebab penyakit stres itu,  membuat kita tidak mampu mengendalikan semua sel yang ada pada tubuh kita.  Sehingga akan memicu penyakit lain, seperti tumor, kanker dan lainnya.

"Irianto mengatakan, Cara mengatasi stres, adalah bersabar dan banyak bergaul alias banyak teman. Stress juga bisa diobati oleh diri kita sendiri. Salah satunya dengan beribadah dan berdoa," Urai Gubernur Kaltara ini. 

Berkaitan dengan hari cuci tangan se dunia. Ini adalah merupakan salah satu upaya untuk mengubah pola hidup, menuju pola hidup yang bersih dan sehat. 

Melalui pola hidup yang bersih dan sehat, akan membuat masyarakat sehat, dan terhindar dari segala macam penyakit.(Babe / Ansor ).
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM