Irianto Mengundang Tokoh Masyarakat Dan Pimpinan DPRD

Monday, October 30, 2017 | 08:32

Bagikan:


KORANDIGITALNET.COM - TANJUNG SELOR- Minggu malam bertempat di Rumah Jabatan Gubernur, Dr Ir H Irianto Lambrie,  Mengundang para tokoh masyarakat, pimpinan dan anggota DPRD, jajaran pemerintah daerah untuk melakukan silaturahmi.

" Menurut Irianto,  Silaturahmi ini saya anggap penting, karena bisa mempererat hubungan komunikasi kita. Di samping juga, silaturahmi bisa mendatangkan rejeki. Baik itu rejeki materi, kesehatan, dan nikmat lainnya dari Allah SWT, " Tutur Gubernur Kaltara ini. 

Tujuan lain dari acara silaturahmi ini, Adalah Gubernur ingin menyampaikan atau meneruskan hasil rapat kerja pemerintah yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, beberapa waktu lalu.

"Ada beberapa hal penting yang perlu saya sampaikan. Pertama, terkait dengan Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam). Perlu dipahami, bahwa keamanan itu penting dalam menunjang keberhasilan pembangunan suatu daerah, Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat di Kalimantan Utara untuk menjaga kerukunan dan kedamaian yang selama ini sudah kita pelihara, " Ajak Irianto. 

Kita harus bersyukur, karena memiliki banyak ragam suku, adat dan budaya, kita tetap bisa menjaga persatuan dan kedamaian. Banyak contoh di negara-negara lain, negara hancur karena perselisihan. Seperti di Afganistan, Suriah dan lain-lainnya. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua.

Presiden menyampaikan beberapa  pesan, bahwa Tahun 2018 dan 2019 mendatang adalah tahun politik. Selain adanya Pilkada serentak, juga menjelang Pemilu Legeslatif maupun Pilpres. Namun Gubernur  Kaltara ini meyakini masyarakat sudah semakin dewasa, keamanan perlu diantisipasi sejak dini.

Menjadi pemimpin di Indonesia, mulai dari Presiden, sampai ke gubernur maupun bupati/walikota merupakan amanah yang berat. Namun terkadang masih ada saja, sebagian masyarakat yang suka mencibir, bahkan menghina pemimpinnya.

Melalui media sosial, ada yang menghina presiden, menyebar kebencian. Ini juga patut diwaspadai. Kepada aparat kepolisian, "jsaya minta agar melakukan tindakan tegas. Kalau ada yang melanggar, beri sanksi yang sesuai undang-undang, Jangan sampai ada pembiaran, karena kalau sampai dibiarkan dikhawatirkan akan semakin gampang orang melakukan hal-hal yang keliru tersebut, " Tegas Irianto. 

Kita semua sudah menyadari, bahwa sekarang adalah era demokrasi. Namun perlu dipahami demokrasi yang baik, bukan seenaknya sendiri. Tetap ada batasan-batasan. Ada aturannya. Bahkan kalau melanggar ada sanksi pidananya.

Yang kedua, adalah mengenai pembangunan ekonomi. Kita semua diminta untuk berusaha menumbuhkan ekonomi, serta menjaga kestabilan inflasi. Tentunya dengan hati yang bersih dan jernih.

Secara teori maupun praktik, ekonomi akan tumbuh karena investasi. Investasi merupakan mesin pertumbuhan ekonomi. Oleh karenanya, kita terus berusaha memperbanyak investasi. Apalagi di Kaltara sebagai daerah yang baru.

Investasi ada dua. Yaitu investasi pemerintah, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN. Kemudian investasi swasta. Telah banyak investor yang berminat masuk ke Kaltara, baik dari dalam maupun luar negeri.

"Sering saya sampaikan, investasi akan berhasil tergantung dari kita sendiri. Masyarakatnya. Oleh karena itu saya mohon didukung. Terutama dari para stakeholder yang ada di Kaltara. Investasi ini adalah masa depan kita. Bukan untuk masyarakat sekarang, tapi juga untuk anak cucu kita ke depan, " Pinta Irianto. 

Yang perlu dipahami oleh masyarakat, investasi di Kaltara bukan mimpi. Namun progres untuk mengarah terwujudnya itu sudah ada. Bahkan dukungan dari pemerintah pusat sudah nyata. Salah satunya dengan memasukannya kawasan industri dan pelabuhan internasional Tanah Kuning-Mangkupadi dalam Proyek Strategis Nasional.

Hal utama yang ingin di wujudkan oleh pemerintah Provinsi Kaltara adalah, segera ketersediaan listrik. Pemerintah akan membangun PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air). Investor sudah siap, dan insyaallah awal 2018 sudah dimulai. Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie, meminta kepada para tokoh masyarakat, agar memberikan pemahaman kepada masyarakat. Terutama terkait dengan lahan. Sejauh ini, persoalan itu (lahan) yang selalu menjadi masalah. Padahal ini (PLTA) adalah untuk kepentingan kita bersama, terutama untuk masa depan Kaltara.

Kita harus kerja keras, bergerak cepat. Karena kita sedang bersaing. Kalau di sini investasi tidak diterima, mereka akan pindah ke daerah lain, bahkan ke negara lain.

Sekali lagi, saya berharap kepada masyarakat untuk mendukung. Termasuk menjaga kondisi Kaltara yang kondusif, aman dan damai. Karena ini juga penting dalam investasi. Investor akan senang, karena keamanan dan kenyamanan juga menjadi jaminan bagi mereka yang ingin berinvestasi, " Imbau Gubernur Provinsi termuda ini. (Babe/Ansor)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM