Deklarasi Damai Menghadapi Pilkada Kota Tarakan

Rabu, 04 Oktober 2017 | 20:17

Bagikan:


Photo Dok. Amboy Jr

KORANDIGITALNET. COM - Tarakan - Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) menjadi momen demokrasi besar bagi masyarakat Tarakan, Animo masyarakat tidak hanya untuk menimbang, menjagokan dan akhirnya memilih calon pemimpin yang ideal, dibalik itu, ada cita-cita untuk mewujudkan pilkada yang damai dan aman.Selasa ( 03/10 ).

Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat ( FKDM ) Provinsi Kalimantan Utara selasa kemarin melaksanakan diskusi panel dengan tema “Deklarasi Damai Menghadapi Pilkada Kota tarakan 2018” yang diselenggarakan di Hotel Duta Tarakan, yang dimana diikuti oleh berbagai elemen masyarakat seperti, Tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi masyarakat, organisasi pemuda dan mahasiswa.

"Menurut ketua FKDM Kaltara Ambo Intang Azikin S,Pd.I yang juga anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Antusias peserta dalam mengikuti acara diskusi damai pilkada ini sangat luar biasa , ini artinya, masyarakat Tarakan sangat menginginkan Pilkada yang aman dan damai, " Kata Ambo Intang.

Dalam diskusi panel tersebut juga dihadiri oleh ketua KPU Kota Tarakan, Panwaslu Kota Tarakan Dan MUI Kota Tarakan.

"Ambo Intang menjelaskan bahwa, berbagai konflik berpotensi terjadi pada pilkada didaerah, kita bercermin dibeberapa daerah yang melaksanakan pilkada yang berujung konflik, saya melihat upaya berbagai komponen masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya isu-isu SARA pada pilkada cukup baik, namun realitanya masih saja terjadi dan potensi konflik kearah itupun masih ada, " jelas Politisi PPP ini.

Konflik pada pilkada juga dapat terjadi bila tidak ada netralitas dan independensi penyelenggara, Penyelenggara mesti mempunyai prinsip demokrasi maka pilkada didaerah akan berjalan dengan aman dan damai.

"Terakhir saya berpesan kepada seluruh peserta, ketika nantinya berkampanye disalah satu calon agar menghindari menghina seseorang dengan agama, suku, ras dan antar golongannya, Karena pelanggaran terhadap hal  ini dapat menyebabkan pasangan calon Walikota yang kita dukung akan dihukum atau dikenakan denda, karena kita mengacu pada UU No.10 Tahun 2016 dan UU No. 7 Tahun 2017," jelas Ambo Intang. ( Andi Solar)

Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM

Rahmat Efendi Caleg No Urut 3 Partai Solidaritas Indonesia

Rahmat Efendi Caleg No Urut 3 Partai Solidaritas Indonesia
Jangan Lupa Coblos No Urut 3 Dapil Tarakan Barat dari Partai Solidaritas Indonesia