Irianto - Agar Menjadi Perhatian Bagi Pelamar Tes CPNS

Tuesday, September 12, 2017 | 23:42

Bagikan:




KORANDIGITALNET.COM – Tanjung Selor - Tahun ini nilai ambang batas (passing grade) Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) mengalami kenaikan. Nilai Passing Grade masing-masing untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU) mengalami kenaikan 5 poin, sedangkan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) naik 17 poin. Hal ini berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 22 Tahun 2017 tentang Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2017. ( 12/9 ).

Untuk bisa mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), para pelamar harus bisa melewati passing grade terlebih dahulu di SKD. Nilai passing grade-nya pun mengalami kenaikan, yakni TWK yang sebelumnya 75 kini menjadi 80, untuk TIU yang sebelumnya 70 menjadi 75, sedangkan TKP yang sebelumnya 126 menjadi 143.

“ Menurut Gubernur Kalimantan Utara Dr Ir H Irianto bahwa, tidak semua yang lolos passing grade bisa mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). misalnya, untuk satu jabatan, hanya ada tiga peserta yang lolos passing grade, yakni yang memiliki rangking tiga besar. jadi kalau ada sepuluh orang yang lolos passing grade pada satu jabatan, maka tujuh orang lainnya terpaksa tidak dapat ikut seleksi tahap berikutnya,” urai orang nomor satu dikaltara ini.

Seorang peserta yang mendapat nilai tinggi sekalipun, hal itu bukan jaminan dan belum tentu lolos kalau ada salah satu dari ketiga kelompok soal yang nilainya di bawah ambang batas. Sebaliknya, meski secara keseluruhan nilainya hanya 298, kalau memenuhi ambang batas tiga kelompok soal, dia tetap lolos passing grade.

“Karena itu, saya menghimbau agar peserta yang akan mengikuti seleksi lebih cermat dalam mengerjakan soal tes dengan sistem Computer Assissted Test (CAT). jangan sampai hanya mengejar jumlah nilai dari salah satu atau sebagian kelompok soal, tetapi pada kelompok soal lain skornya di bawah passing grade,” kata Irianto.

Berdasarkan Permenpan-RB, sistem penilaian pun mengalami perubahan. Penilaian secara akumulasi sebelumnya menggunakan mekanisme 60 persen SKD dan 40 persen SKB. Saat ini, 40 persen SKD dan 60 persen SKB, hingga pagi tadi diinformasikan peserta yang mendaftar secara online sudah berjumlah 584 orang. Tentu akan terus bertambah hingga penutupan pendaftaran online pada 25 September mendatang.

“Irianto juga menjelaskan, untuk penyerahan berkas diantar langsung yang bersangkutan ke Kantor BKD Kaltara, di Jalan Durian, Tanjung Selor, Bulungan pukul 07.30 – 16.00 Wita, hari Sabtu dan Minggu penyerahan berkas tetap akan dilayani BKD,” jelasnya.

Proses perbaikan, dapat dilakukan saat penyerahan berkas. sebab, BKD akan langsung memverifikasi berkas apa telah lengkap atau masih perlu diperbaiki. jika ada kekurangan, BKD akan langsung mengembalikan agar segera diperbaiki dengan rentang waktu yang telah ditentukan di jadwal tahapan. ( Babe / Conggeng ).

Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM