Investor Asing Wajib Memenuhi Pedoman Dan Regulasi Yang Berlaku Di Indonesia

Thursday, September 14, 2017 | 17:32

Bagikan:


 Photo Bersama Ka Thomas Lembong, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondo Kambey


KORANDIGITALNET.COM – JAKARTA - Ka BKPM Thomas Lembong, Gubernur Kalimantan Utara Dr Ir H Irianto Lambrie dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondo  Kambey, menghadiri Rakor di Kemenko Kemaritiman yang dipimpin Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bapak Prof Dr Bambang Brodjonegoro, membahas percepatan realisasi investasi dalam rangka implementasi Belt and Road Initiative, Jakarta, Kamis (14/9).

“Pada pertemuan tersebut juga dihadiri Menhub Budi Karya Sumadi serta sejumlah kepala daerah tersebut, Saya menjelaskan progres pembangunan dan rencana investasi di Kaltara, salah satunya, rencana investasi pembangunan industri smelter Alumina oleh PT Inalum, serta pembangunan industri stainless steel oleh Tsingshan,” Kata Irianto

Progres PT Inalum sesuai informasi dari pihak manajemen untuk membangun smelter alumina di Kaltara sesegera mungkin direalisasikan, ini sejalan dengan percepatan rencana konstruksi pembangunan PLTA tahap 1 di Sungai Kayan oleh PT KHE akan dilaksanakan akhir tahun atau awal tahun depan.

“ Menurut Irianto, saat ini tengah menunggu surat izin konstruksi dari Kemenpupera dan diperkirakan surat itu akan keluar dalam bulan ini, Luhut B Pandjaitan menyampaikan agar Pemprov untuk terus menggenjot upaya percepatan pembangunan PLTA Kayan, sedangkan, untuk Tsingshan, Pemerintah perlu mempertimbangkan banyak hal sehingga tidak merugikan negara juga investor," uarainya

Yang penting, adalah Tsingshan atau investor manapun yang berencana menanamkan modalnya di Indonesia, khususnya Kaltara wajib memenuhi pedoman dan regulasi yang berlaku di negara ini, namun, Pemerintah berjanji untuk memberikan sejumlah kemudahan terhadap para investor. ( Babe / Conggeng )





Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM