Deny Mardiyanto - Polri Buka Pendaftaran 200 Orang CPNS Polri

Saturday, September 16, 2017 | 13:01

Bagikan:




KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN – Jika Polri identik dengan pria yang harus siap menjaga keamanan masyarakat dan wanita yang tegas serta personel yang harus siap memegang senjata ditambah lagi beladiri. Kali ini, dokter dan perawat juga diberi kesempatan untuk mendaftar sebagai PNS Polri.

Tapi, bukan berdiri di jajaran terdepan menjaga keamanan peserta demo atau tawuran dan semacamnya, namun menjaga di rumah sakit Polri untuk merawan personel Polri atau masyaraka yang terluka.

Polri membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Polri, pendaftaran sudah mulai dibuka sejak 11 September lalu hingga 25 September nanti dengan formasi dokter umum S1 dan DIII keperawatan 85 orang.

“Total 200 orang yang diperlukan untuk CPNS tersebut. Jumlah ini nanti akan disebar ke seluruh Indonesia menyesuaikan kebutuhan di daerah,” ujar Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Perwira Urusan Subbag Humas Ipda Deny Mardiyanto, saat ditemui Jumat (15/9) kemarin.

Persyaratannya, selain harus merupakan Warga Negara Indonesia, kata polisi berpangkat balok satu ini untuk usia dibatasi minimal 21 tahun dan maksimal 35 tahun dengan tinggi badan untuk pria 157 cm dan untuk wanita 150 cm.

“Ada juga persyaratan khusus, yaitu untuk pelamar dari kategori cumlaude untuk formasi dokter umum dan perawat memiliki kualifikasi dari Perguruan Tinggi terakreditasi A. Kalau, untuk pelamar umum dari dokter umum dan perawat memiliki kualifikasi Perguruan Tinggi yang terakreditasi B,” jelasnya.

Pendaftaran selain bisa dilakukan secara online di https://sscn.bkn.go.id sekaligus untuk informasi registrasi pendaftaran online. Selain itu, pendaftar bisa langsung ke Polres Tarakan, Bagian Sumber Daya untuk mendapatkan informasi detail.

“Dokter aktif yang sudah memiliki praktek juga bisa mendaftar, asalkan memenuhi persyaratan itu tadi diantaranya umur. Untuk penempatan nanti diseluruh Indonesia sesuah keperluan dan kebutuhan,” imbuhnya.

Diakuinya, di Tarakan masih minim pendaftar dalam penerimaan sebelumnya. Ia berharap antusias lulusan dokter dan perawat ini bisa tinggi di penerimaan tahun ini. “Memang peminatnya kurang, mungkin karena kurang sosialisasi atau bagaimana. Tapi, kita harapkan tahun ini ada peningkatan,” harapnya.

Tahapan seleksi, setelah administrasi akan dilakukan uji kompetensi dasar dilanjut uji kompetensi bidang. Kemudian akan uji pemeriksaan kesehatan, pemetaan psikologi, pemetaan kesamabtaan jasmani dan terakhir uji mental kepribadian
“Penerimaan ini dari Mabes Polri langsung, gratis tanpa dipungut biaya. Kalau ada oknum polisi atau orang yang mengaku-ngaku bisa membantu meloloskan masuk dengan jumlah uang tertentu jangan diladeni. Itu jelas penipuan dan segera lapor ke kita untuk ditindaklanjuti,” tegasnya. ( Pa’de / Conggeng )


Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM