4 Tahun, Istri Membiarkan Suaminya Mengauli Anak Tetangganya

Sunday, September 24, 2017 | 20:54

Bagikan:



KORANDIGITALNET.COM - Entah pemahaman apa yang menguasai hati dan pikiran SW, 28 tahun, wanita Dusun V Pematang Kulim Desa Pulau Birandang Kecamatan Kampa. Ia membiarkan suaminya, BS, 53 tahun, menyetubuhi wanita lain. Ironisnya, wanita itu masih di bawah umur.

RH, 14 tahun, menjadi korban nafsu bejat BS. Pelaku dan korban tinggal bertetangga. Jangankan melarang. SW bahkan beberapa kali melihat dengan mata dan kepalanya perbuatan BS,pasutri ini diamankan Kepolisian Sektor Tambang, Selasa (19/9/2017).

Mereka disangkakan kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur dan atau turut membantu. Keduanya dijerat dengan Pasal 81 junto 82 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, junto Pasal 55, 56 KUH Pidana.

Kepala Polsek Tambang, AKP. Jambi Lumban Toruan mengungkapkan, SW tahu perbuatan suaminya, BS. Bahkan melihatnya, namun membiarkan sang suami berkali-kali menyetubuhi korban, kejadiannya di rumah pelaku. istrinya melihatnya lagi," kata Jambi.

Berdasarkan pengakuan SW, dirinya membiarkan korban digauli karena tak bisa melayani melayani suami. SW beralasan mengidap penyakit Kista. Nasib malang menimpa RH, 14 tahun, warga Dusun V Pematang Kulim Desa Pulau Birandang Kecamatan Kampa. Mestinya siswi Kelas IX ini menuntut ilmu demi cita-cita seperti remaja seusianya. Namun sirna akibat perbuatan BS, pria paruh baya yang tak lain adalah tetangganya sendiri. Selama empat tahun lamanya, RH menjadi pemuas nafsu BS. Kepala Kepolisian Sektor Tambang, AKP. Jambi Lumban Toruan mengungkapkan, RH pertama sekali disetubuhi saat masih duduk di Kelas VI SD.

"Pelaku mengaku korban disetubuhi setiap korban tidur di rumahnya, menurut dia, pengakuan pelaku BS disampaikan langsung kepada ayah korban, TN, 52 tahun,” ujar Jambi

Selasa (19/9/2017) pagi pukul 08.00 WIB, pelaku datang ke rumah korban dan bertemu dengan TN. BS menemui TN yang tak lain tetangganya, tak lama setelah korban RH pulang ke rumah sambil menangis. Kepada ayahnya, korban mengaku dilarang ke sekolah oleh BS.

Korban tidak mau lagi menginap di rumah BS dan berhubungan intim. kepada TN, BS menyampaikan kesediaannya menikahi putrinya. berharap mendapat restu, malah pelaku mendapat respon sebaliknya. Jambi mengatakan, ‎TN tidak terima putrinya menjadi korban pencabulan, ayah korban langsung mengamankan pelaku dengan dibantu warga setempat," kata jambi

Setelah diamankan, pelaku langsung dilaporkan ke Polsek Tambang. BS sudah ditetapkan tersangka pencabulan bersama istrinya, SW. SW disangkakan ikut membantu. Sedangkan korban, kata Jambi, dibawa ke RS Bhayangkara Kepolisian Daerah Riau di Pekanbaru untuk diambil visumnya. ( Yuni / Ansor )




Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM