Petani Tambak Tarakan Tewas Ditembak Perampok

Wednesday, August 9, 2017 | 14:32

Bagikan:


Ilustrasi


KORANDIGITALNET.COM – TARAKAN – Nasib naas kembali di alami oleh petani tambak asal Tarakan Kalimantan Utara, tewas ditembak oleh pelaku perampokan yang berjumlah empat orang, Rabu ( 9 / 8 ).

Perampokan yang disertai kekerasan dialami oleh korban Hadeng ( 38 ) beralamat dijalan Bakaru Karang Harapan Kecamatan Tarakan barat, korban lansung dibawa ke Rumah Sakit Umum Tarakan ( RSUD ) untuk dilakukan otopsi dan almarhum sudah dibawa kerumah duka oleh keluarganya.

Kronologis kejadian, pada hari rabu tanggal 09 Agustus 2017 sekitar jam 06.30 wita , Asrul bersama Hadeng berangkat dari tambak muara Bulungan dengan menggunakan 1 unit speed boat warna biru bermesin 40 pk dengan membawa udang kurang lebih 1 ton.

Sekitar jam 07.00 wita  saat perjalanan di perairan muara Bulungan ( dekat lampu merah ) Kabupaten Bulungan , Hadeng dan Asrul melihat ada 1 unit speed boat warna putih les biru bermesin 40 pk  sedang berhenti di perairan muara Bulungan , kemudian speed boat pelaku lansung mendekati speed boat korban.

“Keempat pelaku menggunakan topeng lansung mengancam dengan menggunakan senjata api rakitan dan membentak kami "loncat ....loncat " selanjutnya korban Hadeng selaku motoris berhenti dan menyuruh Asrul sembunyi dibawa kolom kepala sped boat,” terang Asrul.

Asrul menjelaskan kepada Korandigitalnet.com bahwa, Hadeng sempat berkata kepada ke-4 perampok tersebut, "ambilah udangnya ,jangan ambil speedku, namun pelaku mengancam dengan menggunakan senjata api rakitan lalu pelaku  dan menendang barang yang ada diatas speed.

"Loncat, kalau tidak loncat saya tembak, karena pelaku mengancam, saya pun melompat ke laut , selanjutnya Hadeng berusaha melarikan diri menggunakan speednya kemudian pelaku lansung menembak Hadeng , pelaku sebanyak 4 orang mengambil udang milik Hadeng kurang lebih 1 ton lebih, kemudian pelaku mengancam saya dan menyuruh lompat kelaut, jangan kamu melapor ya, lalu pelaku pergi kemudian saya berenang ke speed boat Hadeng,´kesan Asrul.

Melihat Hadeng berlumuran darah Asrul berinisiatif membawa speed boat dan korban Hadeng ke Tarakan , atas kejadian tersebut mengakibatkan Hadeng meninggal dunia dan mengalamin kerugian mater namunjumlahnya belum diketahui,  sampai saat ini aparat kepolisian masih memeriksa  saksi atas kejadian perampokan yang menyebabkan korban jiwa .( Asmuni / Conggeng ).






Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM