Perusahaan Arab Saudi Minat Bangun Kilang Minyak Di KIPI

Wednesday, August 23, 2017 | 17:26

Bagikan:


 
KORANDIGITALNET.COM – Gubernur Kalimantan Utara Dr Ir H Irianto Lambrie MM mengatakan bahwa potensi Kalimantan Utara kembali mengundang minat para investor. Setelah sebelumnya ada Hyundai asal Korea, PT Inalum, Honghua Group, kemudian Tsingshan asal China. Rabu (23/8).

“Satu lagi investor kelas dunia berminat investasi di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi. Yaitu, perusahaan raksasa asal Arab Saudi, Al Bassam Petroleum Limited yang berminat membangun kilang minyak lepas pantai KIPI,” kata Irianto.

Melalui surat resmi yang dikirimkan ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, pihak perusahaan yang kini memiliki kilang terbesar di Kanada itu sudah menyampaikan ketertarikannya berinvestasi di Bumi Benuanta.

“ Irainto menjelaskan, saat ini masih ada beberapa hal yang perlu diselesaikan. Saya juga telah mengutus Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Dian Muhammad Johan Johor untuk mengomunikasikan hal ini dengan pihak perusahaan. Termasuk koordinasi dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI,” ujar Gubernur Kaltara ini.

Dalam suratnya kepada Pemprov Kaltara, Al Bassam menginginkan adanya keringanan pajak, bahkan bebas pajak hingga 100 persen, namun demikian, perlu ada penyampaian, soal keringanan pajak bukan kewenangan pemerintah daerah ataupun gubernur, melainkan merupakan kewenangan pemerintah pusat. oleh karena itulah, sudah dilaporkan ke BKPM RI.

“Selain berkoordinasi ke BKPM RI, Pemerintah Provinsi Kaltara juga akan menyurat kepada Menteri Keuangan, Menteri Luar Negeri, Menko Perekonomian, Menko Kemaritiman dan kementerian terkait, yaitu mengenai insentif-insentif yang diberikan negara terhadap investor,” urai Irianto. ( Babe / Conggeng )





Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM