Pemprov Dukung Perpanjangan Hingga 1.850 Meter

Tuesday, August 8, 2017 | 10:26

Bagikan:




KORANDIGITALNET.COM - TANJUNG SELOR – Pada 2018, runway atau landasan pacu Bandar Udara (Bandara) Tanjung Harapan Tanjung Selor diproyeksinya memiliki panjang 1.850 meter. Ekspektasinya, bandara ini mampu didarati pesawat jenis Bombardier CRJ 1000 atau Boeing 737 Seri 300. Saat ini, bandara tersebut tengah dalam penyelesaian perpanjangan runway 1.600 meter (semula 1.400 meter) sehingga bisa didarati pesawat jenis ATR-72.

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr Ir H Irianto Lambrie menyebutkan, dari informasi pihak penyelenggara Bandara Tanjung Harapan, perpanjangan runway hingga 1.850 meter dimungkinkan dilakukan tahun depan, apabila pemangkasan bukit yang dilalui ruas jalan nasional (Jalan Agatish) selesai dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUTR-Perkim) Provinsi Kaltara tahun ini. “Kalau jalan di atas itu rata, bisa ditambah lagi runway-nya 250 meter. Jadi, total panjangnya 1.850 meter,” kata Gubernur, Senin (7/8).

Dikatakan pula, butuh dana setidaknya Rp 33 miliar untuk merealisasikan hal tersebut. dana itu digunakan untuk pembebasan lahan serta pembangunan kawasan Over Run sepanjang 50 meter dan Runway and Safety Area (RESA) 90 meter RESA (Runway and Safety Area). Sehingga total lahan yang dibutuhkan hanya mencapai 400 meter dan lebar 150 meter. “Penyelenggara menawarkan konsep seperti itu kepada Pemprov (Pemerintah Provinsi) Kaltara. Dengan begitu, Bandara Tanjung Harapan klasifikasinya bisa naik ke Kelas IV,” jelas Irianto.

Dipaparkan Gubernur, terhadap usulan penyelenggara Bandara Tanjung Harapan itu, Pemprov menyarankan dilakukan penganggaran dengan sistem sharing. “Nanti akan dipertimbangkan. Bisa pula dikoordinasikan dengan Menteri Perhubungan (Budi Karya Sumadi) agar mengalokasikan dana APBN-Perubahan untuk Kaltara sehingga rencana ini bisa dilaksanakan,” tutupnya.(humas / Conggeng)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM