Irianto - Teknologi Jangan Digunakan Menebar Kebencian Dan Kebohongan

Thursday, August 10, 2017 | 11:55

Bagikan:




KORANDIGITALNET.COM – TARAKAN - Bertempat di Swiss Belhotel Tarakan, Gubernur Kalimantan Utara Dr.Ir.H.Irianto Lambrie.MM menjadi Keynote Speaker dalam acara Focus Group Discussion dengan tema mengenai telekomunikasi di wilayah perbatasan yang diadakan oleh Harian Kompas dan Telkomsel. Kamis pagi ( 10/8 ).

“Saya sampaikan terima kasih kepada Harian Kompas dan Telkomsel yang telah mengadakan acara ini di Tarakan, Kalimantan Utara, selain untuk lebih mengenalkan Kaltara sebagai provinsi baru, melalui kegiatan ini juga bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat di Kalimantan Utara,” kata Irianto.

Dulu, jika berbicara soal perbatasan, tidak bisa dipungkiri, perhatian pemerintah pusat ke wilayah perbatasan selama ini masih kurang, pemerintah lebih banyak membuat kebijakan, tapi implementasinya kurang bahkan tidak ada. Padahal yang dibutuhkan di perbatasan adalah pembangunan yang nyata.

Irianto memaparkan bahwa, sekarang ini sudah berbeda, perhatian pemerintah ke perbatasan semakin terlihat. Apalagi, pembangunan perbatasan masuk dalam nawacita Presiden  Bapak Jokowi. Yaitu membangun dari pinggiran, dari sisi telekomunikasi juga sudah ada kemajuan. Pemerintah melalui kementerian terkait, bersama Pemerintah Provinsi Kaltara sudah membangun BTS di hampir semua daerah di perbatasan,” terang Irianto.

Meski masih sebatas SMS dan Telepon, sekarang masyarakat di Long Nawang, Lumbis Ogong dan lain-lainnya sudah bisa berkomunikasi dengan kerabat maupun orang lain di luar daerah.

“Pada kesempatan ini, perlu saya sampaikan, bahwa kemajuan teknologi harusnya lebih dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif, hal yang produktif. Bukan sebaliknya, digunakan untuk hal negatif. Seperti menyebar kebencian, mencaci maki, membuat berita-berita yang bohong” pesan Gubernur Provinsi termuda di Indonesia ini.

Melalui diskusi ini, mudah-mudahan bisa sekaligus membuka wawasan dan memberikan pemahaman bagaimana memanfaatkan teknologi informasi dan telekomunikasi yang benar, hadir juga dari kementerian Komunikasi dan Informasi, dan Kementerian PUPR serta pihak terkait lainnya. ( Babe / Conggeng )
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM