Alasan SA Bunuh Anaknya, Tidak Mau Jadi Beban Hidup

Friday, August 4, 2017 | 07:43

Bagikan:




Photo Saat SA Tersangka Diperiksa Oleh Penyidik Polisi Resort Tarakan 


KORANDIGITALNET.COM – TARAKAN -  Entah apa merasuki jiwa ibu kandung dari bayi malang yang tega membunuh anak kandungnya sendiri dengan cara sadis dan memasukkannya kedalam sebuah freezer.Rabu (3/7).

Kamis kemarin polisi telah melakukan visum terhadap bayi yang tewas membeku didalam sebuah mesin pendingin ( freezer ), tidak ada tanda-tanda penganiayaan dalam tubuh bayi malang tersebut, sementara ibu dari bayi yang berkelamin perempuan ini telah diamankan oleh pihak kepolisian Resort Tarakan.

“SA mengaku dihadapan polisi bahwa,dirinya melahirkan bayi tersebut seorang diri didalam sebuah kamar mandi dirumahnya pada bulan Mei lalu, Anak saya itu sudah meninggal sebelum saya lahirkan pak, saya tidak mau anak kedua saya lahir dan menambah beban hidup saya,” kata SA.

Polisi sudah memeriksa beberapa saksi yang pertama menemukan bayi tersebut, dari beberapa saksi yang dimintai keterangannya tak satupun mengetahiu kalau tersangka SA sedang hamil hingga bayi ini ditemukan oleh tukang cuci mobil.

Kasat Reskrim Choirul Jusuf mengatakan kepada Korandigitalnet.com bahwa. Bayi kami sudah menetapkan SA sebagai tersangka utama, namun kita akan melihat hasil penyelidikan apakah ada tersangka lain dalam kasus bayi yang disimpan dalam freezer di daerah Jl.Pulau Bunyu kampung satu RT.11 Tarakan Tengah,” ujar Choirul.

Choirul juga mengungkapkan kalau SA beralasan mengapa tega membunuh anak kandungnya sendiri,alasannya kepada penyidik kalau anak pertamanya saja tidak mampu diurusnya, dia tidak mau anak keduanya lahir dan mengalami nasib seperti anak pertamanya, SA mengaku kepada pemilik kontrakan bahwa dia tidak pernah tinggal dengan suaminya karena hanya istri siri ( istri simpanan )   ( Conggeng )


Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM