Akun Mardi Dian Hanya Penyebar Berita HOAX

Selasa, 04 Juli 2017 | 09:32

Bagikan:
Dokumentasi Kementerian Agama RI 18 Januari 2017

Korandigitalnet.Com  - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an  Ke-2 2017 tingkat Provinsi Kalimantan Utara yang di selenggarakan di kabupaten Nunukan mendapatkan protes dari salah satu akun di Media Sosial/ Mardi Dian.” Selasa ( 4/7/17 ).

Dimana dalam sebuah statusnya akun tersebut mengatakan kalau pelaksanaan MTQ di Kabupaten Nunukan beberapa bulan lalu tidak melibatkan Pemda Nunukan sebagai panitia pelaksana, Kebanyakan panitia yang di libatkan adalah berasal dari Tanjung Selor, KTT sebagai Kabupaten Termuda di Kaltara justrus lebih maju dari pada Bulungan yang di tunjuk sebagai Ibukota Provinsi. Demikian ungkapan dari Mardi Dian tersebut dalam akun pribadinya.”

Guna mengetahui isu yang disebar luaskan oleh akun Mardi Dian, Kontributor Korandigitalnet Nunukan berhasil mendapatkan keterangan dari Kasubag TU Kabupaten Nunukan, Hamsah menjelaskan bahwa isu itu tidak benar, Pemkab Nunukan terlibat dalam hal pelaksanaan MTQ di Kabupaten Nunukan 5/2017 ini.” Tegas  Hamsah.

Hamsah juga mengatakan kalau rapat pembentukan dan persiapan MTQ 2017 di laksanakan pada Rabu 18 Januari 2017 diruang Perbatasan  Lantai 1 Kantor Bupati Nunukan Jalan Sungai Jepun Kecamatan  Nunukan Selatan, Rapat di pimpin oleh Assiten Bidang Kesra H.Taufiqurahman,Assisten Bidang Pemerintahan  H.Abidhin,Asisten  Bidang  Ekonomi Pembangunan H.Suprianto, Kepala OPD dan instansi terkait lainnya dan LPTQ Kabupaten Nunukan.” Terang Hamsah.

Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kaltara khususnya Kabupaten Nunukan Untuk tidak cepat percaya dengan berita-berita yang tidak benar atau HOAX, Karena ini hanya ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,Oknum ini hanya ingin memecah belah keutuhan dan persatuan kita dalam bermsyarakat, Ingin memecah kekompakan di Provinsi Kalimantan Utara ini, Sekali lagi saya tegaskan bahwa akun yang bernama Mardi Dian adalah bukan mewakili masyarakat Nunukan tapi mewakili suatu golongan yang sifatnya ingin memecah keharmonisan Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Provinsi Kaltara.” Pesan Hamsah.( conggeng ).




Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM